Analisa usaha KELINCI


Budidaya Kelinci


BETERNAK KELINCI PASTI UNTUNG !!
Dalam rangka menambah produksi daging dan dalam rangka menambah aneka ragam ternak hias di indonesia , ada baiknya peternakan kelinci juga harus dilirik oleh para peternak ataupun hobiis hewan hias
Beternak kelinci pasti untung itulah judul yang saya buat  , untuk menambah motivasi para peternak maupun hobiis ternak diluar usaha kelinci
Kelinci dapat dijual pada umur 45 hari dan   sebagai kelinci hias dan dapat pula dijual  pada umur lebih dari itu ....... yang pasti hargapun pastinya lebih mahal lagi , baik sebagai kelinci hias atau kita jual sebagai kelinci potong
Kelinci varitasnya pun bermacam macam ada kelinci hias yang harganya mahal dan ada kelinci potong dengan harga yang standar …..
Tinggal anda memilih akan beternak kelinci yang mana dengan cara perlakuan yang hampir sama
Keuntungan beternak kelinci :
  1. Tidak membutuhkan biaya besar
  2. Tidak membutuhkan areal kandang yang luas
  3. Tidak membutuhkan pakan yang terlalu khusus
  4. Tidak memerlukan biaya pengobatan yang tinggi
  5. Pemasaran mudah
  6. Pemeliharaan relatif lebih terawasi dibanding ternak besar lainnya
  7. Dapat berproduksi lebih cepat
  8. Jumlah anakan Banyak artinya keuntungan lebih besar
  9. Penyakit yang mengganggu lebih bisa ditanggulangi dan lebih murah biayanya
 Bagaimana budidaya kelinci

Sekedar tips : untuk beternak kelinci anda harus fokus

1.    Pemilihan Bibit
Pilihlah bibit yang dengan kriteria sebagai berikut :
            Badan Besar dan kuat
1.1 Warna Bulu Mengkilap , tidak kusam
1.2 Gerakan Lincah
1.3 Mata bersinar dan tajam
1.4 Jumlah anakannya harus lebih dari 5 ekor


2.    Perkandangan
Kandang Kelinci dibuat dengan sistim Battery , artinya setiap ekor kelinci membutuhkan kandang  satu lokal dengan ukuran kandang perlokalnya P X L X T = 80 cmX 50 cmX 50 cm
Kandang ini dibuat untuk setiap ekor kelinci baik pejantan maupun induk
Kalau anakan yang telah disapih dibuatkan kandang  tersendiri yang lebih besar lagi ,karena anak setelah disapih  harus dipisahkan , supaya  si induk cepat beranak lagi

 3.    Pakan yang harus diberikan
Pakan yang baik dan yang harus disiapkan oleh peternak adalah :
3.1.Pelet kelinci
Pelet kelinci tersedia di petshop dengan kwalitas pakan yang sangat baik dan bagus buat kelinci
Namun kadang kadang di lapangan kita kesulitan mencari pelet kelinci
Harganyapun lumayan mahal
3.2 . Pakan buatan yang relatif lebih murah dan ini dilakukan sendiri oleh penulis sebagai berikut :
3.2.1. Dedak
3.2.2. Hijauan  berupa rumput atau hijauan lainnya

Bagaimana pemberian pakan  tersebut :
- Dedak dimasak sampai matang lalu berikan  kepada kelinci  setelah  dingin
-          berikan hijauan secara bersamaan
Berikan sehari 3 kali , Pagi ,siang , dan sore hari
Cara memasak dedaknya dimasak pada pagi dan sore hari

 4.    Mengawinkan kelinci
Kelinci yang kita pelihara harus dikawinkan
Bagaimana mengetahui kapan seekor indukan harus dikawinkan
            Kawinkan seekor betina jika sudah berumur lebih dari 5 bulan
            Cara mengetahui kelinci betina siap kawin
            Pegang daerah anusnya , jika ekornya terangkat maka artinya si betina tersebut sudah siap untuk kawin dan sedang birahi
            Masukan si betina yang sedang birahi kedalam kandang jantannya
            Lama perkawinan didalam kandang jantang selama kurang lebih 12 jam
            Setelah itu kembalikan lagi sibetina kekandang asalnya
            Kita tinggal menunggu masa melahirkan yakni setelah 30 hari  kehamilan

5.    Pemeliharaan indukan setelah melahirkan
Biarkan induk tersebut bersama anaknya selama 35 hari sampai 45 hari
Berikan pakan seperti tersebut diatas
Setelah kelinci melahirkan anaknya ,induk tersebut akan menyusui hingga umur 60 hari , maka sebaiknya dilakukan penyapihan pada umur 45 hari

6.    Penyapihan
Setelah  melahirkan anak maka si induk akan menyusui . biarkan si induk menyusui di sangkarnya
Setelah anak tersebut berumur 45 hari  , baru kita pisahkan dari si induk, artinya anak tersebut di sapih pada umur 45 hari , maka anakan tersebut  kita beri kandang tersendiri  atau dijual
Anakan tersebut sudah kuat dan bisa makan sendiri
Pakan sebaiknya diberi kangkung
7.    Hama Kelinci
Biasanya tidak banyak hama yang akan menyerang kelinci
Tapi ada beberapa hama yang perlu diwaspadai antara lain : Kucing , Tikus ,Ajing , Semut Merah
Biasanya Hama tersebut menyerang kelinci kecil , tapi untuk Anjing  lain lagi ..... dia akan menyerang baik yang kecil ataupun yang besar

 8.    Penyakit yang sering menyerang kelinci
           Kembung
Disebabkan oleh pemberian pakan berupa hijauan yang mengandung gas ,seperti : Kol , Ceisin , Kubis
Penanggulangannya :
8.1.1 Suntikan secara SC obat anti kembung
8.1.2 Hindari pemberian pakan tersebut diatas
            Mencret
Disebabkan pemberian pakandari hijauan yang banyak mengandung air , maka itu pemberian pakan berupa hijauan harus dikeringkan dahulu untuk menghindari penyakit tersebut
Penaggulangan :
8.2.1 Hindari pemberian pakan yang masih basah
8.2.2 Berikan suntikan secara SC obat anti mencret



8.3 Buduk / Scabies
Disebabkan oleh kuman didalam kandang
Akibat dari kebersihan kandang yang kurang
Penanggulangan :
8.3.1 Bersihkan kandang setiap hari
8.3.2 Berikan obat suntik Ivomeck  ( obat anti scabies )

 9. Pemasaran
 Pemasaran Kelinci saat ini masih mudah dan harga relatif mahal . Kelinci saat ini masih banyak yang mencari baik sebagai kelinci hias atau kelinci potong ( konsumsi )
Proses penjualan yang baik dilakukan menurut penulis adalah ..... pada waktu anak kelinci berumur 45 hari dengan harga jual di Bogor Rp 10.000 per ekor , tapi untuk kelinci potong harga jual cukup menjanjikan , umur dijual untuk kelinci potong adalah berumur lebih dari 5 bulan atau induk yang afkir
Coba bayangkan jika anda bisa menjual diatas   500 ekor saja perbulan baik kelinci anak yang berumur 45 hari atau kelinci besar sebagai kelinci potong !!



 ANALISA USAHA TERNAK KELINCI
( Kelinci lokal )         
Modal Tetap
  1. Bibit Indukan              100 ekor          @ Rp 75 .000                          Rp 7.500.000
  2. Bibit Pejantan                         10 ekor            @ Rp  75.000                         Rp    750.000
  3. Kandang                     110 ekor          @ Rp 50.000                           Rp  5.500.000
  4. Jumlah                                                                                                 Rp  13.750.000
Modal tidak tetap per bulan
  1. Pakan Dedak               600 kg                         @ Rp 1000                  Rp   600.000
  2. Obat obatan                                                                                        Rp   100.000
  3. Tenaga kerja untuk ambil rumput 2 orang      @ Rp 500.000             Rp 1.000.000
  4. Jumlah                                                                                                 Rp 1.700.000
Pendapatan
Asumsi : setiap ekor induk melahirkan anakan 5 ekor
Dalam setahun dapat melahirkan sebanyak 10 kali
Jadi perekornya dalam setahun dapat menghasilkan 50 ekor anakan . kalau 100 indukan = 5000 ekor anak
Harga jual perekor Rp 10.000 di Bogor
Jadi dalam setahun dapat menghasilkan  Rp 50.000.000
Biaya Perbulan Rp 1.700.000 X 12 Bulan = Rp 20.400.000
Jadi nilai keuntungannya adalah Rp 50.000.000 – Rp 20,400.000 = Rp 29.600.000
Nah betapa menggiurkan !
Dibuat oleh
Dedy Satria

Komentar

  1. .wah boleh dicoba ni pa, prospeknya bagus..

    BalasHapus
  2. makasih yaa ..atas sarannya..semoga blog ini bermanfaat buat semuanya....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Padi / analisa usaha tani

Pakcoy di green house/ Analisa usaha tani

Durian / Analisa usaha tani